Bells Palsy

Bells Palsy

Apa itu Bells Palsy

Bells Palsy adalah kelemahan yang terjadi pada sisi otot wajah yang bersifat sementara. Sisi wajah yang terjadi bell palsy akan terlihat melorot. Gejala umumnya terjadi pada pengidap diabetes , HIV dan wanita hamil.

Bells palsy dan cerebral palsy adalah dua gejala yang berbeda kondisi ini sering kali disalahpahami menjadi cerebral palsy.

Kondisi Bells palsy mengakibtkan saraf yang rusak di bagian wajah akan berdampak pada cara tubuh menghasilkan air dan ludah serta indera perasa.

Bells palsy akan membuat separuh wajah tampak melemah. Senyum hanya dapat terjadi di satu sisi wajah dan mata yang menolak untuk menutup. Gejala ini bisa di artikan juga dengan kelumpuhan wajah perifer akut, Namun sampai sekarang penyebabnya tidak di ketahui dan dapat terjadi pada semua usia.

Penyebab

Sampai sekarang penyebab terjadinya Bells palsy belum di ketahui ahli secara pasti, Namun terjadinya kondisi ini terjadi karena saraf otot wajah yang tertekan atau terganggu.

Berikut ini adalah beberapa penyebabnya Bells palsy adalalah :

  • Kecelakaan
  • Kelumpuhan wajah turunan
  • Cedera karena opeasi

Beberapa penyakit infeksi virus yang berhubungan dengan bell’s palsy adalah.

  • Herpes simpleks
  • Cacar air
  • Penyakit pernapasan
  • Flu (flu B).
  • Infeksi sitomegalovirus

Gejala

Gejala yang terjadi setiap pengidapnya itu berbeda – beda. Kondisi yang terjadi pada kelumpuhan wajah terbagi menjadi dua jenis, yaitu :

  • Kelumpuhan sebagian
  • kelumpuhan total

Bell’s palsy juga membuat mulut dan kelopak mata juga ikut terpengaruh , hingga kedua bagian ini akan terasa sulit untuk menutup dan membuka.

Hal ini adalah gejala yang Bells palsy yang perlu anda ketahui :

  • Sakit kepala dan pusing.
  • Berdenging di salah satu telinga atau keduanya
  • Nyeri telinga pada sisi wajah yang lumpuh.
  • Bagian mulut yang terdampak akan mudah berliur

Pengobatan Bells Palsy

Untuk mengurangi pembengkakan saraf pada wajah, hal yang dapat di lakukan adalah menggunakan prednisolone.

Dokter juga akan mmemberikan perawatan untuk kondisi pengidap tergantung tingkat keparahannya.

Pilihan pengobatan lainnya seperti :

  • Obat antivirus
  • Analgesik
  • Terapi fisik
  • Steroid

Scroll to Top